APA KATA MEREKA? EPISODE: GURU
Saya
senang berbagi ilmu yang saya miliki. Selain mengurus rumah tangga, saya
mengajari anak-anak berumur 4 sampai 8 tahun belajar Al-Qur’an, menulis,
berhitung dan ilmu pengetahuan umum dirumah saya. Saya tidak berharap imbalan
uang berlimpah, saya hanya ingin mendidik anak-anak yang berada di lingkungan
saya untuk memiliki akhlak baik.
Bisa
dibilang hal berkesan dalam kehidupan saya adalah bergaul dan beradaptasi
dengan anak-anak, hal tersebut terngiang-ngiang sampai waktu tidur. Hati saya
teriris ketika melihat anak-anak bertengkar dan saling pukul memukul dengan
teman-temannya.
Saya
sangat menginginkan anak didik saya menjadi orang yang shaleh dan shalehah. Dan
semoga pengajian Mama Malik memiliki penerus supaya pengajian ini bukan hanya
sekedar belajar Al-Qur’an namun dapat diterapkan dalam kehidupan."
---
"Saya
Mega Wulan Sari. Umur saya 36 tahun. Saya berasal dari Jakarta, kemudian saya
menikah dan tinggal bersama suami saya di Tangerang. Biasanya anak-anak yang
saya ajar memanggil Miss Wulan, karena saya membuka kursus bernama Irashi bersama
suami saya yang profesinya memang seorang guru di sebuah Sekolah Dasar. Anak-anak
yang belajar di kursus ini pun mayoritas berasal dari Sekolah tersebut.
Pengalaman
berkesan selama mengajar bagi saya adalah ketika saya memberi arahan materi
pelajaran, lalu anak-anak cepat tanggap dan memahami dengan baik. Selain itu
ada juga hal yang membuat saya sedih yaitu ketika orang tua menuntut untuk
memberikan nilai bagus, padahal saya dan suami mengajar untuk mengasah
kemampuan anak. Dan tentunya memberikan nilai berdasarkan kemampuan anak.
Cita-cita
dalam kehidupan saya yang pastinya ingin menunaikan ibadah Haji. Dan keinginan
untuk kursus Irashi ini supaya anak-anak yang belajar disini nyaman dengan metode
pembelajaran yang diberikan, pengetahuan anak-anak bertambah,
orang tua wali murid tidak menuntut nilai tinggi dan anak-anak bisa dan paham
dalam pembelajaran sekolahnya."
---
"Saya Sukarni. Umur saya 54 tahun. Saya memiliki suami dan anak tunggal laki-laki. Kami pindah dari Jawa ke Jakarta. Saya seorang guru di SDN Pinang 1, selain mengajar saya juga mengurus rumah tangga.
Hal
yang membuat saya berkesan ketika menjalani profesi ini adalah menemukan beraneka
ragam murid. Dan murid-murid tersebut termotivasi untuk mengikuti pembelajaran
disekolah. Selain itu, para orang tua atau wali murid mendukung program sekolah.
Selama
saya menjadi seorang guru tidak ada hal yang membuat saya sedih, karena saya
mensyukuri profesi ini. Mungkin harus sedih, ketika berhadapan pada anak-anak
yang saling bertengkar namun saya berusaha untuk melerainya.
Saya
berharap agar bisa hidup bahagia bersama keluarga, anak saya menjadi sukses,
dan murid yang saya ajar menjadi anak yang berguna bagi nusa bangsa dan Negara terutama
bagi diri sendiri dan orang tuanya."

Comments